Plagiarisme

Didalam menulis jurnal dan karya ilmiah di bidang akademisi terdiri dari tiga hal yang harus di perhatikan diantaranya :
link terkait pengecekan pelanggaran tersebut.

Fabrikasi

Adalah adanya data fiktik atau hasil karya yang hanya dari karangan penulis untuk menghasilkan sesuatu yang ingin di capai dan ini merupakan tingkatan paling berat dari berbagai macam tahapan plagiarisme. pelanggar layak untuk dicabut gelar yang sudah didapatkan.

Falsifikasi

Adalah pelanggaran dimana yang bersangkutan melakukan pemalsuan dokumen atau proses dalam melaksanakan kegiatan penelitian yang paling banyak diantaranya dala menggunakan daftar pustaka atau sumber teoritis yang pada dasarnya memang tidak saling terkait dengan metode yang digunakan dalam pembuatan penelitian, apabila diperiksa kebenarannya dan ternyata tidak ada informasi yang sesuai dengan pengutipan maka masuk kategori pelanggaran terberat yang kedua setelah fabrikasi yang pada akhirnya pelanggar akan mendapatkan imbalan yang perih yaitu pencopotan gelar.

Plagiat

adalah suatu hal yang didalamnya mengandung unsur teoritis atau terdiri dari berbagai macam kutipan bisa sebagian atau secara total keseluruhan mencomot atau copy penulisan pada karya ilmiah yang dibuat tanpa menyertakan submer dari mana kutipan tersebut didapatkan, maka biasanya akan di masukan pada daftar pemisahan atau di black list, aakan mengurangi atau bisa menghilangkan keyakinan sesrorang, institusi dan pada akhirnya hasil pembuatan karya tersebut akan diambil alih bahkan di cabut yang kemudian berujung pada ketidak nyamanan dalam menjalankan tugas yang pada akhirnya akan berakhir di proses pengunduran diri atau bahkan di keluarkan secara tidak hormat dari institusi terkait.